Selama Ini Tak Ada yang Tahu, Hasan Akhirnya Beberkan Penyebab Kematian Syekh Ali Jaber, Ungkap Kaitannya dengan Insiden Penusukan Berdarah

 



Kepergian Syekh Ali Jaber hingga kini masih menuai rasa kehilangan keluarganya.


Apalagi, Syekh Ali Jaber wafat meninggalkan putranya yang masih balita, dan Hasan si Sulung yang sudah remaja.


Selama ini penyebab meninggalnya Syekh Ali Jaber belum pernah diungkap pihak keluarga.

Sempat terinfeksi covid-19, usai sembuh sang pendakwah justru dipanggil Yang Maha Kuasa.


Kepada Arie Untung, Hasan sang anak mengungkapkan penyebab kematian sang ayah.


Hasan juga menyinggung kembali insiden penusukan yang dialami Syekh ALi Jaber dalam tayangan Kanal Untung.


Rupanya, Hasan mengungkapkan bahwa Syekh Ali Jaber memiliki penyakit bawaan sejak lama.


Penyakit ini semakin parah saat sang ulama mengalami insiden penikaman beberapa wkatu lalu ketika ceramah di Lombok.


"Sebenarnya beliau itu sakit apa sih, ada penyakit nggak sih sebenarnya?" tanya Arie K Untung, dilansir pada Sabtu, (13/2/2021).


"Beliau ada penyakit, cuman nggak begitu parah.


Kena Covid, karena beliau juga ada darah kental kalau nggak salah sebelum Covid," ujar Hasan.


Syekh Ali Jaber juga tampak semakin menurun kondisi kesehatannya sejak mengalami insiden berdarah tersebut.


"Itu sudah bertahun-tahun atau gimana (sakitnya)?" tanya Arie.


"Wallahualam, kurang lebih sudah lumayan lama.


Cuman beliau agak sedikit kurang semangat buat jaga kesehatan, agak males," terang Hasan.


"Apalagi setelah penusukan juga, itu udah mulai kurang perhatian sama diri sendiri," imbuhnya.


Menurut Hasan, Syekh Ali Jaber langsung memaafkan sang penusuk dan tak ambil pusing meski semua orang terlihat mencemaskan beliau.


"Orang pada panik kok dianya santai ya, lusanya telepon saya malah," ujar Arie.


sumber: kabarmakkah.com

0 Response to "Selama Ini Tak Ada yang Tahu, Hasan Akhirnya Beberkan Penyebab Kematian Syekh Ali Jaber, Ungkap Kaitannya dengan Insiden Penusukan Berdarah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel