MERASA Bersalah Adik Tewas Ketindih Kakinya saat Tidur, Balita Ini Nangis, Ibu Histeris: Adek Bangun

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah video pilu balita menangis di depan jenazah adiknya viral di media sosial.

Rupanya balita ini menangis merasa bersalah lantaran sang adik meninggal setelah tak sengaja tertindih kakinya saat tidur.

Tangis balita ini makin keras, saat melihat pilunya sang ibunda menggendong tubuh adiknya yang mulai membiru.

Tampak video yang tengah viral itu, sang ibunda menggendong bayi mungilnya, tubuhnya terlihat terkulai lemas.

Tak cuma itu, tubuh bayi tersebut juga membiru.

Di depan sang ibu seorang balita berbaju merah terduduk lesu.



Ilustrasi jenazah bayi (Luma Pimentel/Unsplash)

Balita yang terus menangis itu diduga kakak si bayi.

Ia mengusap air matanya berkali-kali.

Berdasarkan narasi yang beredar, bayi yang disebut berusia 4 bulan itu meninggal dunia karena tertindih kakaknya saat tidur.

Seorang wanita berusaha menenangkan ibu bayi tersebut.

Ia mengenggam dan mengelus-ngelus tangan sang bayi.

"Tertimpa gitu, pas tidur," ucap wanita tersebut.

Dengan suara bergetar, ibu tersebut tak menyerah berusaha membangunkan bayinya.

"Adek bangun dek, bangun dek," katanya.

Pantauan TribunJakarta.com video itu disertai dengan caption yang berisi peringatan untuk ibu-ibu agar selalu mengawasi anaknya.

"Untuk ibu-ibu diluar sana jaga pantau anak kita jangan luput dari pandangan,

Apalagi jika anak kita banyak, seorang bayi 4 bulan meninggal," tulisnya dikutip dari TribunJakarta.com, Viral Video Bayi 4 Bulan Meninggal Tertindih Kakaknya saat Tidur, Ibu Korban Nangis: Adek Bangun.

Video Viral Lainnya

Viral Video Mengandung Bawang, Balita Pandangi Foto Ayahnya di Buku Yasin: Gendong Ayah, Gendong

Sebuah video yang membuat siapa saja yang melihatnya menangis viral di media sosial Instagram dan TikTok.

Pantauan TribunJakarta.com video berdurasi 34 detik itu diunggah oleh TikTok @dhirabesti4.

"Sabar ya anak gantengnya Amah, inshaAlloh ayah udh tenang disurga al-fatihah," tulis akun @dhirabesti4 dalam keterangan video.

Di video terlihat kebersamaan seorang ayah dan putranya yang masih balita.

Kasih sayang ayah tersebut tampak begitu besar, ia mengajak bermain hingga rela mengendong sang anak agar tertidur pulas.

Kebersamaan manis antara ayah dan anaknya ternyata harus berakhir.


Pria tersebut jatuh sakit, ia mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Selang infus hingga alat bantu pernapasan dipasang di tubuh pria tersebut.

Namun itu semua rupanya tak bisa menyelamatkan nyawa ayah satu anak itu.

Balita tersebut kini hanya bisa melihat sang ayah di foto yang terpasang di buku Yasin,

Sambil memegang buku Yasin dengan erat, sang balita terus memuji ketampanan ayahnya.

"Ayah ganteng, cowok," ujar si kecil dengan senyum polos terurai indah.

Mendadak kalimat yang dilontarkan berhasil membuat video ini viral dan membuat mewek.

Si kecil meminta digendong oleh ayahnya melalui buku tersebut.

"Ayah gendong, gendong, ayah gendong," teriaknya sembari menyodorkan kedua tangan.

Seakan mulai menyadari kepergian ayahnya, balita laki-laki itu mengungkapkan rasa sayangnya.

"Sayang ayahnya disayang," ucap sang perekam video.

"Dadah ayah, da, cium 'muah', da," pamit si kecil melambaikan tangan mungilnya pada buku Yasin.

Video itu sontak mencuri perhatian publik.

"Lebih perih dari bawang," tulis @dwinurfebriianto.

"Langsung nangis ya Allahsabar ya anak soleh, doakan ayah tenang di surga ya," tulis @indahraishaty .

"Mengandung bawang banget ya Allah semoga jadi anak yang kuat sehat dan suksek yaa nak jadi anak yang sholeh kelak bisa jadi penolong ayah diakhirat ....," tulis @icha.aisyah.946.

"Ya Allah, anak manis tumbuh tanpa ayah. Garis nasib yang sudah disiapkan Allah untnya. Jadilah pribadi yg kuat ya nak. Tidak semua orang bernasib seperti itu. Engkaulah yang terpilih. Semoga hidupmu kelak penuh dengan kebahagiaan. Aamiin YRA," tulis @nenathoriq.

0 Response to "MERASA Bersalah Adik Tewas Ketindih Kakinya saat Tidur, Balita Ini Nangis, Ibu Histeris: Adek Bangun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel